Minggu, 05 April 2020

Resensi Buku "Definisi Patah Hati" karya Sri Wahyuni




Judul               : Definisi Patah Hati
Pengarang       : Sri Wahyuni
Penerbit           : Alra Media
Tahun terbit     : 2019
Tebal halaman : 99 halaman

Sinopsis Buku
Buku fiksi berupa cerpen ini berisikan sembilan cerita pendek perihal patah hati. Beberapa di antaranya terinspirasi dari kisah nyata yang kemudian dikemas menjadi cerita menarik bagi remaja.
Buku kumpulan cerpen “Definisi Patah Hati” karya Sri Wahyuni ini dimulai dengan kisah kekaguman seorang wanita bernama Nalfa kepada Candra—lelaki yang ia kenal berasal dari kampu sebelah. Pada akhirnya memilih untuk menjadi misterius sebab ia mengetahui bahwa Candra telah memiliki seorang kekasih yang ia lihat sendiri saat menghadiri workshop kepenulisan di kampus Candra.
Kemudian diakhiri dengan cerita pendek mengisahkan sosok Gibran ditinggal nikah oleh wanita yang dicintainya, lantas memutuskan untuk pindah dengan harapan bisa melupakan sosok Mei yang pada akhirnya membuat ia mengerti arti sebenarnya patah hati.

Kelebihan Buku
Buku ini dikemas dengan bahasa yang ringan, sehingga mudah dipahami. Sangat cocok dibaca oleh kaum remaja, utamanya yang ingin mengenal cinta dan patah hati sebab buku inilah adalah pedoman untuk mengetahui yang sebenarnya dua kata dasar itu.
Ceritanya pun amat dekat dengan kita, sehingga saat membacanya mudah terbawa suasana.

Kekurangan Buku
Tersebab buku ini adalah buku perdana penulis, sehingga ada beberapa kekurangan di dalam. Di antaranya ada beberapa kata yang typo dan tidak mematuhi Ejaan Bahasa Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar