1 Ramadan 1441 H
Seharian ini, ratusan ton air membungkus bumi dari pagi hingga menjelma malam.
Membuat aktivitas jadi terhambat dan berantakan.
Hingga tak segan-segan beberapa yang merasa jadi korban merutuki hingga mencela rintik air jatuh menyentuh bumi.
Aku memaklumi mereka, namun bukan berarti aku bagian darinya.
Sebab bagiku, segala sesuatu yang terjadi di bumi ini tak akan terjadi begitu saja tanpa menitipkan sebuah pesan.
Terlihat buruk memang, bila kita memandangnya dari sudut yang buruk.
But, ayolah! Tak bisakah kita menilai lebih dari sudut pandang saja?
Boleh jadi, hujan seharian adalah peringatan bagi kita untuk berdiam di rumah.
Menikmati waktu bersama keluarga misalnya yang mana kini menjadi pemandangan amat langkah.
Berdiam diri, atau melakukan aktivitas yang jarang sekali kau lakukan entah itu membaca, menonton, atau berkhayal.
Dunia luar terlalu kejam, bukan?
Mereka merenggut segala masa lapangmu demi kewajiban terpenuhi.
Sudah saatnya kita menikmati momen di kala hujan.
Jangan merutuki atau malah mencela.
Ingat!
Suatu saat, kau akan merindukan nyanyian rintiknya, sentuhan airnya kala ia memasrahkan diri jatuh menyentuh bumi.
_kaknun

Tidak ada komentar:
Posting Komentar