Jika gugur saja
bisa menjelaskan daun lelah pada ranting?
Kenapa harus
meminta penjelasan?
Sama seperti
langit yang menghadirkan rinai mengabarkan ia tak baik, suara gemuruh
menandakan amarah. Ya, sama halnya dengan balasan chatmu yang ia baca tanpa
berkenan untuk membalasnya. Tanpa perlu penjelasan, kau pun cukup paham bukan?
Ia teramat lelah denganmu, ia sudah tak menganggapmu rumah ternyaman tempat
pulang melepas penat. Lebih tepatnya, mungkin ia telah menemukan rumah baru
untuk menentap.
Sudahlah, Sayang.
Tak perlu kau
cemaskan ia, saat penghuninya telah beranjak. Jangan kau cegah, terlebih lagi
memohon ia kembali lagi. Percayalah, saat penghuni lama pergi akan datang
penghuni baru yang bukan hanya menjadikanmu rumah tempat menetap melainkan
bagian hidup yang harus ia bawa kemana pun ia pergi.
Kau bukan hanya
sekedar rumah yang hanya pelepas lelah. Kau adalah puisi yang hanya penyairnya
mampu memaknai. Kau adalah pena bagi sang penulis, tanpa dikau kertas hanyalah
lembaran kosong tak bernyawa. Kau adalah kau. Kau adalah bagian dari sosok yang
lebih menghargaimu lebih dari sekedar tempat pulang.
Percayalah!
_Sri Wahyuni

Tidak ada komentar:
Posting Komentar